MALANG – Sebagai wujud kepedulian sosial terhadap kesehatan masyarakat sekaligus langkah nyata mendukung program prioritas pembangunan nasional, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gerai Malang berkolaborasi dengan Klinik Hidayatullah Malang menggelar aksi Layanan Kesehatan Gratis. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Dau, Kabupaten Malang ini menyasar para nasabah perbankan, masyarakat umum, hingga jajaran staf dan direksi BRI Dau.
![]() |
| Di BRI Dau, BMH Malang dan Klinik Hidayatullah Gelar Layanan Kesehatan Gratis |
Pelaksanaan layanan kesehatan ini dimulai secara efektif sejak pukul 08.00 WIB hingga berkumandang azan Dhuhur dengan antusiasme pengunjung yang sangat tinggi. Selama rentang waktu tersebut, tim medis profesional yang terdiri dari dokter dan paramedis dari Klinik Hidayatullah Malang bekerja secara sigap memberikan pelayanan medis secara cuma-cuma kepada setiap warga yang hadir.
Berdasarkan data pencatatan panitia di lapangan, terdata sebanyak 53 pasien secara bergantian memanfaatkan rangkaian pemeriksaan kesehatan utama yang meliputi cek kadar gula darah, cek kolesterol, dan cek asam urat. Selain menjalani pengujian sampel darah, para peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung mengenai kondisi fisiknya dalam sesi konsultasi medis dengan dokter, lengkap dengan pemberian obat-obatan gratis serta pembekalan edukasi pencegahan penyakit degeneratif.
![]() |
| BMH Malang dan Klinik Hidayatullah Gelar Layanan Kesehatan Gratis |
Mewakili BMH Malang, **Lukmanul Khakim**, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan serta dukungan penuh dari pihak BRI Dau dalam memfasilitasi tempat serta ruang interaksi sosial ini. Menurutnya, kolaborasi strategis antara lembaga amil zakat, institusi medis, dan korporasi sektor keuangan terbukti mampu mendekatkan jangkauan pelayanan kesehatan dasar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di tengah kesibukan aktivitas harian mereka.
*"Kolaborasi korporasi seperti yang kita wujudkan bersama di BRI Dau hari ini membuat nilai kebermanfaatan dari program layanan kesehatan gratis menjadi jauh lebih terasa dampaknya secara langsung oleh masyarakat luas. Kami sangat terbuka untuk terus membangun sinergi yang lebih masif dengan berbagai unsur dalam ekosistem **Pentahelix** guna mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pilar penguatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia di seluruh pelosok daerah,"* tegas Lukmanul Khakim.
Konsep **Pentahelix** yang diusung oleh BMH Malang merupakan model kolaborasi terpadu yang melibatkan lima pemangku kepentingan kunci demi mengakselerasi tingkat kesehatan masyarakat secara menyeluruh:
Pemerintah (*Government*): Menjadi pengarah kebijakan dan penyelaraskan arah program agar sejalan dengan agenda prioritas kesehatan nasional serta regulasi daerah.
Akademisi dan Tenaga Medis (*Academia & Medical Professionals*):** Diwakili oleh tim dokter serta paramedis profesional dari Klinik Hidayatullah Malang yang menjamin kelaikan, standar keamanan klinis, dan ketepatan diagnosa medis.
Sektor Bisnis (*Business*): Peran aktif korporasi seperti BRI Dau yang menyediakan dukungan fasilitas infrastruktur tempat, jaringan nasabah, serta kepedulian sosial perusahaan.
Lembaga Sosial dan Komunitas (*Community & NGO*): BMH berperan sebagai penggerak utama, fasilitator, serta pengelola dana sosial keagamaan yang mengorganisir program agar tepat sasaran.
Media Massa (*Media*): Mengambil peran penting dalam mengedukasi publik, menyebarluaskan pesan hidup sehat, serta mempublikasikan inspirasi kebaikan ke masyarakat luas.
Aksi sosial yang berlangsung sukses di BRI Dau ini menambah daftar panjang konsistensi dan rekam jejak rekam BMH Malang dalam mendedikasikan program di sektor kesehatan. Secara berkesinambungan, BMH Malang telah menghadirkan beragam intervensi kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat di wilayah Malang Raya, seperti penyediaan armada ambulans gratis untuk kebutuhan darurat warga prasejahtera, program bantuan biaya berobat melalui Kartu Sehat, aksi khitanan massal bagi anak-anak yatim dan dhuafa, hingga penyiapan tim respon cepat kesehatan untuk wilayah terpencil dan daerah terdampak bencana. Melalui keberhasilan kegiatan di BRI Dau ini, BMH Malang berkomitmen untuk terus mereplikasi model kerja sama serupa bersama korporasi dan instansi lain agar akses kesehatan yang layak dapat dinikmati secara adil dan merata.



Posting Komentar